Diskusi Kelompok Terpumpun (DKT), Satu Aksi Untuk Generasi Berkarakter

kaboeline.com Diskusi Kelompok Terpumpun (DKT) Penguatan Karakter Bersama Ekosistem Pendidikan digelar selama tiga hari pada tanggal 15 – 17 November 2021 di Jayakarta Suit Hotel & Resort Bandung Jawa Barat. Acara ini digelar untuk membahas isu – isu yang berkembang di dunia pendidikan yaitu pelesehan seksual, bulliying dan intoleransi. Untuk zona Jawa kali ini , dihadiri puluhan pelaku pendidikan seperti Kepala Sekolah, MKKS, Pengawas Sekolah, Guru, serta perwakilan dari Balai Pelatihan dari wilayah Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI.Yogjakarta dan Jawa Timur.


Pusat Penguatan Karakter (Puspeka) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi sebagai penyelenggara acara bisa mengemas acara secara apik dan interaktif. Sehingga seluruh peserta mampu terlibat aktif untuk membahas topik dengan bertukar opini dari berbagai sudut pandang. 

Senin sore, 15 November acara diskusi dibuka langsung oleh Plt ketua Puspeka bapak Ir. Hendarman, M.Sc, Ph.D. Dalam sambutannya beliau meminta kepada seluruh peserta untuk bersama - sama menjadi agen penguatan karakter terutama di institusi pendidikan.  Melalui terciptanya Profil Pelajar Pancasila maka Indonesia akan menjadi negara yang maju, berdaulat, mandiri dan berkepribadian. Puspeka juga mengenalkan program terbaru yaitu Liga Kampanye Penguatan Karakter. Tenaga pendidik dari berbagai tingkatan bisa bersaing untuk membuat konten penguatan karakter atau praktik baik yang bisa diunggah di portal https://cerdasberkarakter.kemdikbud.go.id/sahabatkarakter/.

“Diharapkan portal ini akan menjadi wadah bagi berbagai pemangku kepentingan untuk penguatan karakter, agar dapat saling berbagi praktik baik dan senantiasa terhubung untuk bersama melakukan penguatan karakter demi pendidikan di Indonesia,” ujar beliau.

Pusat Penguatan Karakter (Puspeka) sejauh ini sudah melakukan uji coba aplikasi dengan melibatkan Agen Penguatan Karakter (APK), fasilitator dan Sahabat Karakter. Karena itu, portal sangat terbuka bagi seluruh Sahabat Karakter. Portal merupakan aplikasi berbasis web dengan berbagai unsur kegiatan yang dapat dimasukkan ke pengunjung laman. Dikemas dalam bentuk gamifikasi menarik di mana setiap Sahabat Karakter bisa membagikan praktik baik berupa kegiatan atau karya kreatif.

“Karya itu akan mendapat poin dan masuk dalam papan peringkat Liga Kampanye Penguatan Karakter. Nilai kompetitif dan semangat untuk saling berbagi menyatu sebagai filosofi pengembangan portal ini,” tutur bapak Hendarman di sebelum menutup sambutannya.

Portal praktik baik ini diharapkan bisa memperkaya konten-konten positif yang dapat menginspirasi dan mendorong terjadinya perubahan perilaku serta pola pikir masyarakat sebagai bagian dari kampanye penguatan karakter. Mengisi media sosial para sahabat karakter dengan konten positif akan memberi pengaruh besar generasi millenial mengenali diri sendiri menjadi generasi yang berkarakter Pancasila. 






0 Komentar